
Obat setelan merupakan obat yang berisi beberapa tablet atau kapsul dalam satu plastik dan diklaim dapat menyembunyikan penyakit tertentu, biasanya bungkusnya berupa plastik klip warna-warni. Pasalnya, obat setelan marak dijual bebas di warung dan platform online (e-commerce), banyak pembeli mengaku mengonsumsi obat setelan karena merasa manjur mengatasi keluhan yang dialami. Hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran terhadap risiko yang muncul akibat penggunaan obat yang tidak tepat.
Obat setelan ada yang memiliki merek dan tidak bermerek. Obat setelan bermerek biasanya menggabungkan beberapa jenis obat ke dalam plastik, kertas atau rentengan dengan merek dan penandaan tertentu, sementara obat setelan tidak bermerek biasanya dibungkus kemasan plastik kecil atau klip berisi 2 (dua) atau lebih tablet atau kapsul yang tidak diketahui jenisnya.
Obat setelan tidak dikemas dalam kemasan asli industri farmasi, sehingga mutu tidak terjamin. Selain itu, obat setelan tidak diketahui kandungan atau zat aktif obatnya, tidak ada informasi produk yang jelas, seperti nama obat, komposisi, nomor bets, tanggal kasaluarsa, indikasi dan dosis atau aturan pakainya. Biasanya obat setelan juga merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter atau tidak boleh dikonsumsi sembarangan.
Mayoritas obat setelan terdiri dari kombinasi obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Contoh kombinasi dari obat setelan :
- Obat Demam/Meriang
- Paracetamol, Methampyrone
- Paracetamol, Methampyrone, Vitamin B Kompleks
- Obat Pegal Linu
- Paracetamol, Dexamethasone, Allopurinol, Piroxicam
- Dexamethasone, Piroxicam, Allopurinol, Vitamin B1
- Meloxicam, Asam Mafenamat, Prednisone, Vitamin B1
- Obat Batuk Pilek
- Methylprednisolone, Guaifenesin, Bromhexine
- Cefadroxil, Paracetamol, Chiorphenamine Maleat
- Ciprofloxacin, Piroxicam, Dexamethasone
- Obat Asam Urat
- Piroxicam, Methylprednisolone
- Allopurinol, Piroxicam, Dexamethasone
- Piroxicam, Natrium Diclofenak, Asam Mafenamat, Dexamethasone
- Obat Sakit Gigi
- Kalium Diklofenak, Methampyrone, Dexamethasone, Ciprofloxacin
- Asam Mafenamat, Kalium Diklofenak, Dexamethasone
Konsumsi obat setelan berisiko bagi kesehatan karena tidak memiliki Nomor Izin Edar BPOM oleh karena itu mari kita cerdas konsumsi obat dengan hanya konsumsi obat berizin BPOM dan konsultasikan penggunaannya dengan dokter atau apoteker. Kita juga dapat mengecek Izin Edar Obat melalui Aplikasi BPOM Mobile. Mari kita edukasi orang terdekat dan laporkan penjualan obat setelan ke HALOBPOM 1500533 atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen BPOM terdekat.
Pilih Cerdas, Hidup Berkualitas! Konsumsi Obat Aman, Bukan Setelan!
