SURVEY ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN TEGAL

By Admin dinkes 30 Apr 2020, 10:27:45 WIB KESGA
SURVEY ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN TEGAL

Kesehatan seorang remaja puteri sebagai calon seorang ibu dan sekaligus sebagai penerus bangsa perlu menjadi perhatian utama. Hal ini berkaitan juga dengan target SDGs yang masih memerlukan upaya keras untuk pencapaiannya, yaitu kesehatan ibu melahirkan. Dalam siklus hidup, tahap masa remaja terutama remaja puteri sangat penting, karena pada masa ini terjadi proses tumbuh kembang, sehingga bila proses ini berlangsung secara optimal akan menghasilkan remaja puteri yang sehat dan pada akhirnya akan menghasilkan calon ibu yang sehat pula. United Nations Population Fund (UNFPA) menyatakan bahwa ketika remaja perempuan diberi kesempatan untuk mengakses pendidikan dan kesehatan mereka, termasuk kesehatan reproduksi, akan menciptakan peluang bagi remaja untuk merealisasikan potensi, maka remaja dapat mengelola dengan baik masa depan diri mereka, keluarga, dan masyarakat (BKKBN, 2016).

 Permasalahan gizi yang dihadapi remaja salah satunya adalah masalah anemia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013, menunjukkan bahwa prevalensi anemia di Indonesia yaitu 21,7%. Penderita anemia berumur 5 -14 tahun sebesar 26,4% dan penderita berumur 15-24 tahun sebesar 18,4% (Kemenkes RI, 2014). Penderita anemia pada remaja juga dilaporkan tinggi berdasarkan data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2012 dengan rincian yaitu prevalensi anemia pada balita sebesar 40,5%, ibu hamil sebesar 50,5%, ibu nifas sebesar 45,1%, remaja puteri usia 10-18 tahun sebesar 57,1%, dan usia 19-45 tahun sebesar 39,5%. Wanita mempunyai risiko terkena anemia paling tinggi terutama pada remaja puteri.

Anemia merupakan suatu keadaan dimana komponen di dalam darah yaitu hemoglobin (Hb) dalam darah jumlahnya kurang dari kadar normal. Remaja puteri memiliki risiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan dengan remaja putera. Hal ini dikarenakan remaja puteri mengalami menstruasi setiap bulannya dan sedang dalam masa pertumbuhan sehingga membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Penentuan anemia juga dapat dilakukan dengan mengukur hematokrit (Ht) yang rata-rata setara dengan tiga kali kadar hemoglobin. Batas kadar Hb remaja puteri untuk mendiagnosis anemia yaitu apabila kadar Hb kurang dari 12 gr/dl (Tarwoto, 2010).

Masalah gizi pada remaja terjadi baik dalam bentuk gizi lebih maupun gizi kurang. Kejadian anemia merupakan salah satu sebab sekaligus akibat terjadinya gizi kurang pada remaja. Bila ditelusuri ke arah hulu, salah satu sebab terjadinya anemia dan kekurangan energi kronis adalah pola konsumsi sumber pangan zat besi. Pola konsumsi termasuk pengetahuan gizi remaja berdasarkan pedoman gizi seimbang perlu diteliti lebih jauh terutama pengetahuan tentang zat besi. Hasil penelitian Fauzi (2012) menyatakan bahwa pengetahuan gizi pada remaja khususnya tentang zat besi masih sangat rendah. Pedoman umum gizi seimbang yang sudah dicanangkan pemerintah sejak lama dapat menjadi acuan bagi pengetahuan gizi yang sehat. Remaja yang sehat merupakan aset sumberdaya manusia bagi kelangsungan hidup penerus bangsa.

 

TUJUAN

1. Mengetahui prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah Kabupaten Tegal

2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya pada remaja putri tentang anemia

3. Meningkatkan komitmen dan peran serta lintas program dan lintas sektor, organisasi profesi, swastaLSM, dan masyarakat.

 

SASARAN

  1. Populasi = Semua remaja putri di wilayah Kabupaten Tegal total 52.562 orang
  2. Sampel = 400 orang remaja putri Siswi SLTP/MTs sederajat dan SLTA/MA sederajat di di wilayah Kabupaten Tegal

 

MEDIA YANG DIGUNAKAN

  1. Alat antropometri berupa ;
  1. Tinggi badan menggunakan microtoise
  2. Berat badan menggunakan timbangan berat badan digital
  3. Lingkar lengan atas menggunakan pita LILA
  1. Alat pengukur hemoglobin menggunakan HEMOQUE
  2. Kuesioner

 

TEMPAT DAN JADWAL KEGIATAN SURVEY

 

DAFTAR NAMA SEKOLAH PADA KEGIATAN SURVEY ANEMIA

REMAJA PUTRI DI WILAYAH KABUPATEN TEGAL TAHUN 2019

NO

HARI/TANGGAL

JAM

SEKOLAH

PUSKESMAS

PELAKSANA

1

 

SENIN, 29 APRIL 2019

08.00 – SELESAI

MAN BABAKAN LEBAKSIU

 

LEBAKSIU

TIM I

2

 

SENIN, 29 APRIL 2019

08.00 – SELESAI

SMA N 1 SLAWI

SLAWI

TIM II

3

 

SENIN, 29 APRIL 2019

08.00 – SELESAI

SMP N 3 SLAWI

SLAWI

TIM III

4

 

SELASA, 30 APRIL 2019

08.00 – SELESAI

SMPN 1 BUMIJAWA

 

BUMIJAWA

TIM I

5

SELASA, 30 APRIL 2019

08.00 – SELESAI

SMP MAARIF NU 1 BUMIJAWA

 

BUMIJAWA

TIM II

6

 

SELASA, 30 APRIL 2019

08.00 – SELESAI

MTs NU KRGJATI TARUB

 

TARUB

TIM III

7

 

JUMAT, 3 MEI 2019

08.00 – SELESAI

MTS NU JATINEGARA

 

JATINEGARA

TIM I

8

JUMAT, 3 MEI 2019

08.00 – SELESAI

MTS ASSYAFIIYAH KRGDW MARGASARI

 

MARGASARI

TIM II

9

JUMAT, 3 MEI 2019

08.00 – SELESAI

MTs SALAFIYAH KAMBANGAN

 

KAMBANGAN

TIM III

 

KETERANGAN PELAKSANA SURVEY :

TIM I :

  1. Evi Yuniarti, S.KM
  2. Yuda Ayu Timorini, S.ST

TIM II :

  1. Nur Ika Sofiyanti, S.KM.MH.Kes
  2. Siti Mariah, S.KM

TIM III :

  1. Puji Kusumawati, S.KM
  2. Ustriyaningsih, S.KM

 

DOKUMENTASI

 

 

 



Online Support (Chat)


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video

Tag Berita

Jejak Pendapat

BAGAIMANA MENURUT ANDA TENTANG PANDEMI COVID 19 DI INDONESIA
  SANGAT WASPADA
  WASPADA SAJA
  BIASA SAJA
  TIDAK TAKUT

Komentar Terakhir