Bupati Perintahkan Seluruh Camat Menginap di Rumah Dinas

By Perencanaan 07 Mei 2020, 20:58:48 WIB COVID-19
Bupati Perintahkan Seluruh Camat Menginap di Rumah Dinas

SLAWI – Bupati Tegal Umi Azizah memerintahkan pada seluruh camat untuk menginap di rumah dinas yang telah disiapkan. Hal itu untuk mempermudah koordinasi dengn forkompincam dan kepala desa se wilayah yang dipimpinnya.

Kata Umi Azizah, Senin (4/5), pendistribusian masker kain tahap dua di lapangan Pemkab Tegal harus berjalan sesuai rencana. Dalam tahap pendistribusian dan pengawasan penggunaan masker harus dipatuhi semua masyarakat.

Makanya, tidak ada alasan bagi camat untuk tidak menempati rumah dinas yang sudah ada.

“Saya minta mulai malam ini seluruh camat agar bisa standby atau menginap di rumah dinas kecamatan masing-masing,” katanya.

Hal itu harus dilakukan para camat, tambah Umi Azizah, karena hasil
evaluasi kesadaran masyarakat masih sangat kurang. Penerapan protokol kesehatan masih minim, terutama di titik kumpul ekonomi. Untuk itu sejalan dengan rekomendasi WHO disarankan menggunakan masker, physical distance, dan cuci tangan sabun.

“Gubernur juga menerbitkan instruksi tentang Jogo Tonggo, dengan dibentuknya Satgas Jogo Tonggo bisa sistematis dan terkontrol. Masyarakat sudah sangat luar biasa bergerak sampai tingkat desa,” tambahnya.

Desa diharapkan, lanjut Umi Azizah, membuat karantina memanfaatkan gedung SMP dan SD. Setelah masker dibagi, kontrol harus lebih masif. Masker sudah diberikan dan dirinya menginstruksikan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM supaya 25 pasar harus melakukan pshyical distance. Memang sulit, akan tetapi beberapa pasar yang lahannya masih luas sedang dikondisikan.

“Pelaksanaan sudah berjalan di tingkat kecamatan, perlu dimasifkan lagi dan masih banyak celah.”

Evaluasi penanganan masih di tingkat kabupaten, walau sudah ada di tingkat RT. Semua harus turun sampai ke tingkat bawah dan memaksimalkan lagi fungsi forkompincam.

“Setelah kegiatan hari ini, langsung bergabung, segera lakukan koordinasi dengan dinas.”

Pasar tidak boleh ditutup tetapi jaga jarak dan wajib memakai masker dengan rencana Pasar Siaga. Berikutnya bagaimana caranya supaya masyarakat terbiasa menggunakan masker. Selanjutnya, sweaping satuan kecil yang sifatnya pendekatan humanis. (radar/guh/ima)



Online Support (Chat)


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video

Tag Berita

Jejak Pendapat

BAGAIMANA MENURUT ANDA TENTANG PANDEMI COVID 19 DI INDONESIA
  SANGAT WASPADA
  WASPADA SAJA
  BIASA SAJA
  TIDAK TAKUT

Komentar Terakhir